Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gandeng TNI, Sumsel Mulai Optimasi dan Intensifikasi Lahan Pertanian
Advertisement . Scroll to see content

Situasi di Lebanon Memburuk dengan Cepat, Warga Marah Atas Kenaikan Harga

Sabtu, 17 Juli 2021 - 07:55:00 WIB
Situasi di Lebanon Memburuk dengan Cepat, Warga Marah Atas Kenaikan Harga
Massa melempari kendaraan militer Lebanon dengan batu dalam aksi protes dipicu krisis keuangan yang melanda. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Prancis, Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) meminta politisi Lebanon segera membentuk Kabinet dan merencanakan konferensi internasional untuk membantu menstabilkan Lebanon setelah serangkaian krisis.

“Semua pihak terkait perlu bekerja dengan urgensi untuk membentuk pemerintahan yang mampu melaksanakan reformasi dengan segera,” tweet Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken.

Pernyataan itu datang saat ketidakpastian besar bagi Lebanon setelah Perdana Menteri yang ditunjuk, Saad Hariri, mengundurkan diri pada Kamis karena ketidaksepakatan dengan presiden tentang bentuk Kabinet.

Hariri tidak mendukung orang lain untuk mengambil posisi tersebut. Ratusan pendukungnya melakukan kerusuhan di jalan-jalan, memblokir jalan-jalan utama dan melemparkan batu.

Pada Jumat pagi, pound Lebanon mencapai titik terendah baru, mencapai 23.400 per dolar di pasar gelap.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut