Refleksi 2 Tahun HDMY Pimpin Sumsel Ajang Intropeksi Kinerja Satker
Roda pemerintahan di Sumsel berjalan dengan baik tanpa isu-isu miring. Bekerja dengan serius dengan tetap pada rel yang benar sesuai aturan yang berlaku.
"Saya akrab sekali dengnan pak Mawardi. Ini salah satunya yang membuat kita nyaman bekerja. 50 persen kenyamanan karena kami akor," paparnya.
Terkait dengan realisasi dalam memperbaiki infrastruktur jalan di Sumsel, Herman Deru menyebut sesuai dengan target semua infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi akhir tahun 2020 ini 100 persen tuntas diperbaiki.
"Insyaallah infrastruktur kewajiban Pemprov Sumsel diakhri tahun ini bisa dikatakan tuntas diperbaiki," ujarnya.
Menyingung 89 penghargaan yang dikoleksi dalam kurun waktu dua tahun memimpin Sumsel, Herman Deru mengaku bangga dan memberikan apresiasi karena yang paling terasa adalah pelayanan kepada masyarakat seperti adanya internet desa, rumah tahfidz, Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD), kemudian solidnya kerjasama antara TNI/Polri dalam mencipatkan kondisi Sumsel Zero konflik," katanya.
Di tempat ini gubernur juga mengingatkan OPD tidak ego sektoral dalam merealisasikan program provisi, namun harus tetap sejalan melalui koordinasi yang inten dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota.
"Kita harus satu visi dengan Kabupaten/Kota. Ketidak berhasilan Kabupaten/Kota menjadi ketidak berhasilan Provinsi. Maka jika ingin Provinsi Sumsel maju kita harus satu visi dan misi dan tidak boleh ego sektoral," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki