Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Kembali Datangi Kampung Narkoba Tangga Buntung Palembang, Suasananya Mulai Berbeda
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Warga Demo Tak Mau Tinggalkan Palembang

Rabu, 07 Juli 2021 - 11:02:00 WIB
Puluhan Warga Demo Tak Mau Tinggalkan Palembang
Puluhan warga di Jakabaring menggelar unjuk rasa menolak menjadi bagian Kabupaten Banyuasin. (Foto: M David)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Griya Sumsel Sejahtera Pelembang bersatu menggelar aksi unjuk rasa. Warga perumahan di Jakabaring ini menolak menjadi bagian dari Banyuasin, karena selama ini rumah mereka masuk wilayah Kota Palembang

Dengan membentangkan spanduk, ratusan warga Kompleks Perumahan Griya Sumsel Sejahtera yang berada di kawasan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang menolak keras wilayah mereka diklaim masuk Kabupaten Banyuasin. 

"Di kawasan 15 Ulu Jakabaring ini terdiri tiga rukun tetangga yang diklaim masuk Kabupaten Banyasin," ujar Usman Ketua RW, Rabu (7/7/2021).

Warga menuturkan, perumahan yang mereka tempati dibangun pada 2010. Saat itu juga dibangun MAN 1 Palembang, Rumah Dinas Angkatan Laut, Kantor DPD Sumsel. Kemudian Kantor BNNP Sumsel, Pengadilan Militer, Bawaslu, dan Gedung Juang. 

"Kami baru tahu kami masuk Banyuasin. Sebelumnya ada warga yang sudah melunasi rumah dapat sertifikat bertuliskan masuk Kota Palembang. Namun ada yang baru melunasi kredit rumahnya dan terima sertifikat bertuliskan masuk Kabupaten Banyuasin. Hal inilah yang membuat warga menolak jika domisili masih Banyuasin," kata warga. 

Warga berharap Pemprov Sumsel dapat mengambil kebijakan sesuai keputusan gubernur tahun 2010 yang menghibakan lahan yang masuk wilayah Kota Palembang untuk pembangunan sejumlah kantor.  

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut