Puluhan Pekerja Tambang Batu Bara di Muratara Keracunan Bakteri E-Coli
"Airnya tidak sehat, terlalu banyak bakterinya, ini tentu akan kami berikan pembinaan, ada kemungkinan airnya tidak dimasak dengan sempurna, karena kalau dimasak sempurna bakteri E-coli itu akan mati," ujar Tasman.
Sementara itu, puluhan pekerja yang keracunan bakteri E-coli tersebut di bawah naungan PT Bintang Sukses Energi (BSE) yang merupakan subkontraktor dari PT Barasentosa Lestari (BSL).
Perwakilan perusahaan induk PT BSL, Kawali mengaku belum bisa memberikan penjelasan mengenai hasil laboratorium sampel minuman yang positif terkontaminasi bakteri E-coli tersebut.
"Saya belum dapat info apa-apa. Dinas Kesehatan juga belum memberikan pemberitahuan ke kami. Jadi tidak ada komentar," kata Kawali dimintai tanggapan melalui WhatsApp.
Diberitakan sebelumnya, puluhan pekerja tambang mendatangi Puskesmas Bingin Teluk dan Puskesmas Pauh melapor karena mengalami gejala yang mengarah pada dugaan keracunan makanan pada 4 September 2019.
Editor: Berli Zulkanedi