Program Rumah Tahfidz Sumsel Sukses dan Lampaui Taget, Herman Deru: Saya Bangga
Menurut pria yang akrab disapa HD ini melanjutkan, rumah tahfidz di sini bukan hanya sebagai percontohan tapi inspiratif. Bahkan inspirasi rumah tahfidz itu muncul dari pondok pesantren ini.
"Maka itu Sumsel punya program rumah tahfidz satu desa satu kelurahan satu rumah tahfidz. Ini sudah berjalan. Dengan begitu harapan kita ke depan Sumsel terbukti dengan program buta aksara Al-Quran," katanya.
Lebih lanjut HD mengatakan, dirinya bangga dengan Ponpes Kiai Marogan karena terus mengalami perkembangan. Tak hanya sebagai wisata religi namun produktif mengembangkan usaha kecil seperti usaha eduwisata, tempat pemancingan dan restoran.
"Saya bangga ditempat ini karena tidak hanya menunggu bantuan melainkan mereka produktif dengan membuka usaha-usaha kecil, resto dan pemancingan dan ini juga akan menginspirasi para pemuda-pemuda di Sumsel dan hafid/hafizoh," kata dia.
Sementara itu, Pengasuh dan Pendiri Pesantren Tahfidz Kiai Marogan, Ustaz Ahmad Fauzan Yayan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru telah hadir walaupun dengan kesibukanya.