Polda Sumsel Gelar Sispamkota 2026, Personel Ditempa Hadapi Gangguan Kamtibmas
Latihan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap personel mampu bertindak profesional dan proporsional di lapangan.
Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana menegaskan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam penggunaan kekuatan.
"Setiap personel harus memahami bahwa penggunaan kekuatan dilakukan secara proporsional, sesuai hukum, dan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia. Latihan ini menjadi tolok ukur kesiapan kita di lapangan," ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Penegasan ini sejalan dengan pendekatan Polri yang mengedepankan etika serta penghormatan terhadap HAM dalam setiap tugas.
Sispamkota 2026 juga menjadi bagian dari implementasi program Presisi Polri yang menekankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi.