Polda Sumsel Datangi Apotek Cegah Permainan Harga Ivermectin
PALEMBANG, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel mendatangi apotek dan distributor PBF untuk melakukan pengecekan dan memastikan stok obat Ivermectin tersedia. Selain untuk memastikan ketersediaan, juga sebagai upaya mencegah lonjakan harga di luar batas kewajaran.
"Dalam kondisi masih tingginya kasus positif Covid-19, permintaan obat Ivermectin serta obat lainnya yang dapat mengatasi dan mencegah terpaparnya virus tersebut meningkat, jika tidak diantisipasi bisa terjadi kelangkaan dan permainan harga yang dapat membebani masyarakat," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Minggu (5/7/2021).
Menurut dia, menindaklanjuti Surat Edaran Kemenkes Tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) 11 jenis obat saat masa pandemi Covid-19, pihaknya menurunkan tim Ditreskrimsus untuk melakukan pengecekan di apotek dan distributor perusahaan besar farmasi (PBF).
Dalam pengecekan yang dikoordinir langsung Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setiyawan, beberapa hari terakhir dilakukan pengecekan apotek Mandiri, apotek Fuji, distributor PBF PT Indofarma Global Medika, PT Karunia Mitra Distribusi, dan distributor PBF PT Kebayoran Farma di Palembang.
Dalam pengecekan itu, tidak ditemukan masalah kelangkaan obat 11 jenis yang tercatat dalam daftar Surat Edaran Kemenkes serta tidak ditemukan permainan harga melampaui batas HET yang ditetapkan pemerintah.