Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah
Advertisement . Scroll to see content

Petani Karet di Sumsel Tewas dengan Luka Bacok, Diduga Dibunuh Pencuri

Sabtu, 07 Maret 2020 - 15:30:00 WIB
Petani Karet di Sumsel Tewas dengan Luka Bacok, Diduga Dibunuh Pencuri
Evakuasi korban tewas. (Foto: Dok iNews).
Advertisement . Scroll to see content

SEKAYU, iNews.id - Warga menduga kematian tak wajar yang dialami petani karet di Desa Tampang Baru, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), lantaran bertemu pelaku pencurian. Namun kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Kades Tampang Baru Usman mengatakan, korban Zainudin (30) terakhir diketahui pergi dari rumah untuk melihat kebun karet miliknya. Sebab sering ada pencurian getah di sana, sehingga dia penasaran dan ingin memergoki aksi pelaku.

"Kemungkinan korban memergoki pelaku pencurian getah karet. Tapi kita hanya menduga, apalagi tidak ada yang melihat langsung kejadiannya," kata Usman saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2020).

Zainuddin ditemukan tewas dengan luka bacokan di tangan sebelah kiri, kepala sebelah kiri dan kanan serta leher belakang. Korban diduga menjadi korban pembunuhan karena terakhir kali pamit kepada istri untuk mengintai pencuri di kebunnya.

"Almarhum kebunnya sering kehilangan getah karet, mangkok penampung getah sudah kosong dimana getahnya diambil orang. Nah pas kejadian dia sudah curiga, dia kemudian mengantar istrinya pulang, setelah itu dia pergi ke kebun," ujar dia.

Kapolres Musi Banyuasin (Muba), AKBP Yudhi SM Pinem melalui Paur Subbaghumas Iptu Nazarudin membenarkan kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Belum diketahui motifnya, masih lidik," ujar dia.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut