Perampokan Berdarah dalam Ruko di Palembang, Suami Tewas dan Istri Kritis
Di lokasi perampokan berdarah Palembang itu, sudah hadir anggota Polrestabes Palembang dari unit piket Reskrim, piket fungsi, Inafis serta personel Polsek IT I. Petugas melakukan evakuasi korban sekaligus olah TKP. Sejumlah saksi di sekitar ruko juga dimintai keterangan awal.
Tim gabungan Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang kemudian dikerahkan untuk mengejar pelaku perampokan berdarah Palembang tersebut. Tak hanya dari Satreskrim Polrestabes Palembang, Unit Jatanras Polda Sumsel juga turun langsung ke lapangan. Mereka bahkan menerjunkan anjing pelacak K9 untuk mencari petunjuk jejak pelaku.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami motif peristiwa ini.
“Sementara ini terduga pelaku teridentifikasi pelakunya satu orang. Kami masih melakukan pengejaran pelakunya, dan penyelidikan hingga pemeriksaan rekaman CCTV yang ada disekitar TKP,” katanya.
Andrie menjelaskan, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian disertai kekerasan. Namun, kepastian motif perampokan berdarah Palembang ini masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan.
“Modusnya masih kita dalami, bisa jadi terkait pencurian dan kekerasan. Namun kita harus mendapatkan bukti-bukti pendukung terkait peristiwa ini,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw