Penembakan di Prabumulih, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas
Kedatangan pelaku bersama dua rekannya disambut korban. “Mereka baru saling mengenal, belum lama mungkin seminggu,” ujarnya.
Hayanto mengungkapkan, tidak ada cekcok atau perselisihan saat kedatangan pelaku. Mereka berbincang biasa hingga akhirnya pelaku mengeluarkan pistol dan menembak korban Deni Faisal di bagian kening sebelah kiri. Korban tewas seketika di TKP.
“Kawannya yang datang bersama pelaku juga ditembak. Lalu datang kawannya yang satu lagi ditembak juga. Mereka semua ditembak di bagian kepala,” ucapnya.
Pihak keluarga meminta kepada aparat untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap satu pelaku lainnya. “Masih ada satu pelaku lagi yang saat itu menunggu di mobil. Dua sudah meninggal dan pelaku yang menembak para korban juga sudah tewas bunuh diri,” ucapnya.
Kasus yang mengheboh masyarakat Kota Prabumulih ini masih dalam penyelidikan. Sementara rumah korban terus didatangi kerabat dan tetangga yang ikut berbela sungkawa.
Diketahui, pelaku Serka CK kabur bersama seorang rekannya usai mengeksekusi tiga korban. Mereka menuju ke Jalan Lingkar dan di situ menembakkan senjata ke bagian kepalanya sendiri. Dalam aksi bunuh diri itu, dia masih selamat namun dalam keadaan kritis dan dirawat di Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih. Namun akhirnya nyawa Serka CK yang menjalani perawatan intensif tak tertolong.
Editor: Donald Karouw