Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Niat Obati Anak, Ibu Muda di Lahat Malah Ditiduri Dukun Cabul

Rabu, 07 Agustus 2019 - 13:10:00 WIB
Niat Obati Anak, Ibu Muda di Lahat Malah Ditiduri Dukun Cabul
Penangkapan pelaku cabul. (Foto: Dok iNews).
Advertisement . Scroll to see content

LAHAT, iNews.id - Polisi menangkap seorang dukun cabul di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel). Modus mengobati anak korban, pelaku malah mencabuli seorang ibu muda, bahkan menidurinya.

Pelaku, Deden Ridwan (44), ternyata hanya seorang buruh asal DKI Jakarta. Dia baru beberapa hari menetap di Kabupaten Lahat, dan kini diamankan polisi.

"Pelaku orang datangan baru dua hari di Desa Bandu Agung, berpura-pura jadi dukun," kata Kapolsek Jarai, Iptu Hendrinadi, kepada wartawan di Kabupaten Lahat, Sumsel, Rabu (7/8/2019).

Dia mengatakan, aksi cabul ini berawal ketika korban CP (29) mendatangi pelaku, dan meminta tolong agar dia mengobati anaknya. Pelaku pun menyetujui permintaan tersebut, hanya saja ada syarat khusus.

Untuk kesembuhan itu, sang dukun cabul mengharuskan CP menuruti apa yang diperintahkan pria mesum ini. Mula-mula, ibu muda ini diajak masuk ke dalam kamar dan membuka pakaiannya.

"Kemudian, pelaku mengusapkan jeruk dari kepala hingga ujung kaki korban. Diduga dia juga menghipnotis, sehingga CP menuruti keinginan pelaku," ujar dia.

Saat korban mulai kehilangan kesadarannya, pelaku lalu memerkosa CP. Aksi pelaku terbongkar saat korban mulai sadar bahwa dirinya sedang ditiduri pelaku. Dia pun kemudian melaporkan kasus ini ke polisi.

Setelah menerima laporan anggota Polsek Jarai langsung gerak cepat memburu pelaku dan akhirnya berhasil ditangkap di Kecamatan Muara Payang.

"Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan," ujar Kapolsek.

Kini pelaku masih dalam proses pemeriksaan polisi. Sebab, modusnya ini diduga tak hanya menimpa korban CP saja.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut