Seniman Bengkulu, Paulus Narodom Sihanug sampai membikin puisi berisi kekaguman dan keyakinannya atas sosok Mahfud yang dinilai dapat membersihkan pemerintahan dari praktik kotor oknum-oknumnya.
"Baginya, memimpin adalah the real amanah. Kaki dan tangannya tidak terbelenggu. Kita sebut BLBI dan lainnya, maju tak gentar, sikapnya!" ujar Paulus membacakan sepotong bait puisinya.
Perwakilan Panitia Nasional Musra Fredy Tambunan berterima kasih dan mengapresiasi masyarakat Bengkulu yang amat antusias.
"Banyak yang bawa poster dukungan masing-masing jagoan. Tapi tetap damai dan berdampingan. Suarakan aspirasi dengan santun dan gembira. Kepala tetap dingin," katanya.
Sedangkan tokoh Bengkulu yang juga eks politisi NasDem Patrice Rio Capella yang jadi pembicara, kagum dengan para simpatisan Mahfud. Menurut dia, alasan para pengagum Mahfud sangat masuk akal dan realistis.