Motif Batik Sumatera Selatan, Warisan Budaya Mengagungkan Tuhan
Motif batik Sumatera Selatan yang pertama disebut jupri kembang teh. Motif batik Sumatera Selatan sangat dipengaruhi budaya Islam yang menghindari gambar orang dan hewan sebagai hiasan.
Karena itu, tanaman dan tata surya menjadi pilihan sekaligus sebagai wujud mengagungkan sang pencipta yang telah menciptakan semesta alam. Teh merupakan salah satu tanaman yang tumbuh subur dan telah dikembangkan di dataran tinggi Sumsel sejak masa kolonial Belanda.
Hingga kini perkebunan teh masih terawat dengan baik dan menjadi objek wisata di kaki Gunung Dempo di Kota Pagaralam.
Motif Batik Sumatera Selatan berikutnya yakni motif jumputan bintang. Sesuai namanya, bintang adalah salah satu benda di tata surya yang menjadi bukti keagungan pencipta. Sementara jumputan adalah proses pewarnaan dengan teknik ikat atau celup yang biasa disebut jumputan.
Karena itu, motif batik Sumatera Selatan satu ini disebut jumputan bintang. Pembuatan motif ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi untuk mendapatkan motif bintang yang sempurna.