Miris, 6.000 Ton Beras Membusuk di Gudang Bulog OKU Sumsel
BATURAJA, iNews.id – Sekitar 6.000 ton beras ditemukan membusuk di gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Ogan Komering Ulu (OKU) di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (4/2/2019). Penemuan ini membuat miris karena terjadi di tengah-tengah banyaknya warga yang masih membutukan beras.
Tumpukan beras busuk ini ditemukan oleh anggota DPRD Kabupaten OKU saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog, tepatnya Gudang Trukis Rahayu. Mereka sebelumnya mendapat laporan dari warga mengenai ribuan ton beras yang tertimbun dan membusuk di sana.
Begitu anggota DPRD OKU masuk ke gudang, bau menyengat menyeruak dari tumpukan ribuan karung beras di Gudang Bulog Subdivre OKU. Saat mereka memeriksa karung-karung beras, ternyata memang isinya beras yang sudah membusuk.
Kondisi itu membuat para anggota DPRD OKU yang dipimpin Ketua Komisi III Yopi Syahrudin prihatin dan kecewa. Para wakil rakyat ini marah menemukan beras yang seharusnya sudah disalurkan kepada masyarakat miskin, sudah tidak layak lagi dikonsumsi. Bahkan, kondisinya rusak berat. Belum lagi memikirkan kerugian negara karena hal itu.
“Kami sangat prihatin, sangat kecewa, dan marah dengan kondisi ini mengingat penduduk di tiga kabupaten OKU Raya masih banyak yang tingkat perekonomiannya rendah. Di sisi lain, 6.000 ton beras disia-siakan seperti ini. Berapa anggaran yang sia-sia dan ini tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat kita,” kata Ketua Komisi III DPRD OKU Yopi Syahrudin.