Mengenal Letjen Dudung Abdurachman, Mantan Dandim Palembang yang Disebut Calon Kuat KSAD
JAKARTA, iNews.id - Letnan Jenderal (Letjen) TNI Dudung Abdurrachman menjadi salah satu nama yang disebut bakal menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang dicalonkan menjadi Panglima TNI. Pria kelahiran dBandung ini tidak bagi Sumatera Selatan, karena pernah menduduki tiga jabatan bergengsi di Kodam II Sriwijaya.
Dudung awalnya menjadi Komandan Kodim (Dandim) 0406/Musi Rawas, kemudian Dandim 0418/Palembang dan Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) II/Sriwijaya pada 2011.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP, Tubagus Hasanuddin mengatakan, dalam tradisi pengangkatan KSAD, biasanya dipilih jenderal bintang tiga yang diangkat dari Wakasad atau Pangkostrad. "Jadi yang ada di sini memenuhi persyaratan dari kebiasaan kecuali misalnya ada petunjuk lain ya itu satu adalah Letjen Bakti Agus Wakasad dan Letjen Dudung Pangkostrad," ucap Hasanuddin, Rabu (3/11/2021).
Dudung Abdurachman saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Alumnus Akmil 1988 ini diangkat sebagai Pangkostrad sejak 25 Mei 2021 setelah dinilai sukses mengemban amanah sebagai Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya).
Pada November 2020, nama Dudung sempat disorot karena aksinya mencopot baliho bergambar Rizieq Shihab, yang saat itu menjadi pemimpin Front Pembela Islam (FPI). Dia beralasan, aksinya tersebut sebagai tanda bahwa semua pihak harus taat terhadap hukum yang ada di Indonesia, termasuk dalam urusan pemasangan baliho. Di saat yang sama Dudung juga melontarkan wacana agar FPI dibubarkan.