Mencicipi Segarnya Es Cincau Duren di Talang Kelapa
Di tangan Dian Sembadani, es cincau buatannya dijamin tidak kalah dengan es cincau yang dijual di mal. Pasalnya, cincau hijau yang dipakai merupakan hasil produksi sendiri dengan memanfaatkan tanaman cincau dari belakang rumahnya.
"Usaha ini saya mulai usai berhenti bekerja di awal pandemi Covid-19," ujar Dian Sembadani saat ditemui di gerai Es Cincau Duren Mak Gea, Minggu (30/1/2022).
Berawal dari coba-coba karena kegemarannya memakan buah durian, dalam olahan es cincau buatannya, Dian menambahkan topping buah durian. Namun tidak disangka, ternyata antusias pelanggan dengan topping raja buah tersebut sangat tinggi.
"Tenyata antusias pelanggan sangat tinggi, topping duren menjadi best seller dari gerai Es Cincau Mak Gea ini. Dalam sehari es cincau dengan topping ini dapat terjual mencapai 70 cup," tuturnya.
Cara membuatnya pun sangat mudah, cukup siapkan gula batok atau gula merah, gula putih, es batu, santan kental dan tentunya cincau hijau. Tak ketinggalan daging buah durian.
Menurut Dian, pemakaian bahan dasar cincau hijau dipilih ketimbang cincau hitam karena memiliki tekstur yang lebih baik. Selain itu juga bagus untuk pencernaan.
"Semua jenis durian bisa jadi topping, yang penting duriannya manis. Setiap cup es cincau hijau duren ini hanya dijual dengan harga Rp8.000," katanya.
Editor: Berli Zulkanedi