Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok
Advertisement . Scroll to see content

Maut saat Cari Ikan, Pemuda Palembang Tewas Tersetrum di Sawah

Selasa, 27 Mei 2025 - 12:36:00 WIB
Maut saat Cari Ikan, Pemuda Palembang Tewas Tersetrum di Sawah
Petugas saat mengevakuasi mayat pemuda di Palembang yang ditemukan tewas di sawah akibat tersetrum saat mencari ikan. (Foto: MPI/Era Neizma Wedya)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id – Nasib tragis menimpa pemuda bernama Dwi Anton Wijaya (20) warga Kota Palembang, Sumatera Selatan. Dia ditemukan tewas mengenaskan di area persawahan Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang.

Korban diduga tewas tersetrum saat mencari ikan menggunakan alat setrum rakitan bertenaga baterai mobil. Jenazah pertama kali ditemukan warga yang juga sedang mencari ikan di sekitar Jalan Lettu Karim, tepatnya di area sawah depan Gudang Abeng.

Saat saksi mendekat, korban sudah tidak bernyawa dan masih menggenggam alat setrum. Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke polisi setempat.

Tak lama berselang, anggota Polsek Gandus Palembang datang ke lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Palembang.

“Kami mendapat laporan kemudian datang olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Gandus AKP Firmansyah, Selasa (27/5/2025).

Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat luka pada bagian mata kiri yang diduga akibat terjatuh di area persawahan.

Ayah korban pun membenarkan anaknya sempat berpamitan untuk mencari ikan dengan cara menyetrum. Dia menggunakan alat rakitan yang dihubungkan ke baterai mobil untuk mengaliri listrik ke kanal di persawahan.

“Korban diduga tersetrum dan di lokasi juga petugas mendapati alat setrum ikan yang digunakan korban untuk mencari ikan,” katanya.

Penggunaan alat setrum untuk menangkap ikan sejatinya praktik yang ilegal dan berbahaya. Selain dapat menyebabkan kecelakaan fatal, metode ini juga merusak ekosistem air dan mengancam kelangsungan ikan kecil serta biota lainnya.

Tagging: pemuda tewas kesetrum, setrum ikan palembang, kecelakaan setrum ikan, berita palembang hari ini, dwi anton wijaya, alat setrum ikan

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut