Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel
Advertisement . Scroll to see content

Marak Penolakan Jenazah Korban Corona, Muhammadiyah: Bukan Perilaku Islami

Kamis, 02 April 2020 - 22:00:00 WIB
Marak Penolakan Jenazah Korban Corona, Muhammadiyah: Bukan Perilaku Islami
Pemakaman korban corona (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Maraknya aksi penolakan pemakaman jenazah korban virus corona atau Covid di sejumlah daerah di Indonesia membuat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah angkat bicara. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, seharusnya masyarakat tidak berlebihan menanggapi pemakaman.

"Menolak jenazah korban Covid-19 bukanlah perilaku islami," kata Mu'ti, Kamis (2/4/2020).

Mu'ti menambahkan, para korban yang terpapar virus harus diperlakukan secara manusiawi.

"Jika mereka beragama Islam, hak mereka sebagai Muslim harus dinaikkan. Salah satunya apabila ada yang meninggal kita rawat sebagaimana tuntutan syariat yaitu dimandikan, dikafani, disalatkan, dan dimakamkan,” kata Mu’ti di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Meski begitu, kata Mu'ti, dalam situasi dan kondisi tidak semua ketentuan syariat itu dapat dilaksanakan. Lantaran bersifat fardhu kifayah, ketentuan itu akan diwakili petugas medis atau keluarga yang sangat dekat apabila sehat dan kuat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut