Mama Muda di Muara Enim Dibunuh Mantan Pacar, Jasad Dibakar lalu Dibuang ke Sungai
Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Muhamad Andrian mengungkapkan, kronologi pembunuhan bermula saat korban dan tersangka menyewa kamar penginapan pada Minggu (24/5/2026). Saat itu keduanya bertengkar lantaran korban meminta dibelikan iPhone.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif tersangka murni karena emosi. Tersangka dan korban awalnya menyewa kamar sebuah penginapan. Saat itu, korban meminta dibelikan telepon seluler jenis iPhone. Namun, tersangka menolak dengan alasan korban masih berstatus istri orang dan belum bercerai. Penolakan ini memicu cekcok mulut yang berujung pada tindakan kekerasan," kata AKP Andrian.
Pertengkaran tersebut kemudian berujung maut. Tersangka yang emosi langsung menindih dan mencekik leher korban hingga tewas di atas kasur penginapan. Setelah memastikan korban tewas, tersangka mengunci kamar dari luar dan pulang ke rumah pukul 16.00 WIB sambil membawa telepon seluler milik korban.
Keesokan harinya, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, tersangka kembali ke penginapan untuk menghilangkan jejak pembunuhan. Jasad korban kemudian dibungkus menggunakan seprai dan dimasukkan ke dalam ember besar sebelum dibawa menggunakan mobil Honda Brio milik tersangka.
Selanjutnya tersangka menuju kawasan Jembatan Enim 3. Dalam perjalanan, dia sempat membeli bahan bakar jenis Pertalite. Setiba di lokasi, tersangka menumpuk kayu di atas ember berisi jasad korban lalu menyiramkan BBM dan membakarnya.