LRT Sumsel Diserbu 213 Ribu Penumpang saat Lebaran, Ekonomi Rakyat Ikut Ketiban Berkah
Beragam produk lokal mulai dari kerajinan hingga kuliner dijajakan untuk memenuhi kebutuhan penumpang.
“Kami tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga berupaya memberikan nilai tambah melalui pemberdayaan UMKM lokal,” ucapnya.
Salah satu pemudik, Achyar, mengaku memanfaatkan LRT untuk mencari oleh-oleh khas Palembang. Dia mengunjungi Sentral Kampung Pempek yang dikenal dengan harga terjangkau dan pilihan beragam.
“Ya cari oleh-oleh di sini, sudah dari dulu karena harganya murah. Terus enggak susah carinya, misalnya mau jenis pempek apa,” katanya.
Lonjakan penumpang LRT Sumsel dipicu oleh kombinasi arus balik Lebaran, libur sekolah serta mulai aktifnya kembali para pekerja sejak 25 Maret 2026. Kondisi ini mendorong mobilitas masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari silaturahmi, wisata, hingga kegiatan ekonomi.
Dengan tren tersebut, LRT Sumsel tidak hanya menjadi moda transportasi, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal.
Editor: Donald Karouw