Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Amerika Serikat Klaim Sebagai Pendonor Terbesar untuk Afghanistan
Advertisement . Scroll to see content

Krisis di Afghanistan Memburuk, Kelaparan Mengancam dan Pegawai Digaji Pakai Gandum

Rabu, 12 Januari 2022 - 14:37:00 WIB
Krisis di Afghanistan Memburuk, Kelaparan Mengancam dan Pegawai Digaji Pakai Gandum
Kondisi perekonomian di Afghanistan kian memburuk. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

KABUL, iNews.id - Krisis keuangan di Afghanistan kian memburuk. Taliban yang berkuasa mengumumkan memperluas program makanan untuk bekerja atau pegawai pemerintah yang digaji dengan gandum.

Sekitar 40.000 pekerja dibayar sekitar 22 pon gandum untuk lima jam kerja, kata pejabat pertanian dalam konferensi pers seperti dilaporkan Reuters.

"Kami siap membantu masyarakat kami semampu kami," kata Fazel Bari Fazli, Wakil Menteri Administrasi dan Keuangan Kementerian Pertanian. Rencananya, sebagian besar buruh sudah dibayar di Kabul dan akan diperluas ke seluruh negeri. 

Pemerintah Taliban telah menerima tambahan 18 ton gandum dari Pakistan dengan janji 37 ton lebih dan sedang dalam negosiasi dengan India untuk 55 ton, menurut Fazli. “Kami punya banyak rencana untuk program kerja food for work,” katanya. 

Sanksi internasional terhadap anggota Taliban, pembekuan aset bank sentral, dan penurunan tiba-tiba bantuan internasional yang pernah menjadi tulang punggung ekonomi membuat pemerintah Taliban memiliki keuangan pemerintah yang terbatas dan krisis ekonomi yang berkembang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut