Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 9 Kecamatan di OKU Sumsel Berpotensi Banjir, Ini Daftarnya
Advertisement . Scroll to see content

Krisis Covid-19, Perempuan Korut Dipaksa Melahirkan di Gudang Tanpa Perawatan

Selasa, 31 Mei 2022 - 16:08:00 WIB
Krisis Covid-19, Perempuan Korut Dipaksa Melahirkan di Gudang Tanpa Perawatan
Perempuan hamil yang positif Covid-19 di Korea Utara dipaksa karantina di tempat yang kurang layak. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PYONGYANG, iNews.idKorea Utara (Korut) tengah dilanda peningkatan kasus Covid-19. Pemerintah negara tertutup ini melakukan berbagai upaya untuk menekan yang disebut kasus demam ini, termasuk memaksa perempuan hamil yang positif Covid-19 dikarantina tanpa perawatan yang layak. 

Radio FreeAsia (RFA) melaporkan kondisi ini menyebabkan sejumlah bayi lahir mati di negara itu, mengutip dua penduduk yang tidak disebutkan namanya.

Kedua penduduk tersebut mengatakan kepada RFA, satu-satunya perawatan medis yang diterima oleh ibu hamil yang dikarantina di provinsi Pyongan Selatan adalah dua obat penghilang rasa sakit per hari – obat yang sama diberikan kepada semua pasien Covid di Korea Utara.

Media yang didanai pemerintah Amerika Serikat (AS) itu mengatakan pihak berwenang Korea Utara menempatkan banyak penderita Covid yang hamil di gudang, pertanian koperasi, pabrik, atau hotel yang tergesa-gesa diubah menjadi pusat karantina.

Satu sumber di kota Anju mengatakan kepada RFA bahwa dia mengetahui dua kelahiran mati di sebuah hotel yang menampung 200 penduduk, termasuk satu kasus di mana seorang dokter membantu melahirkan anak itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut