Kreatif, Siswa SMK Negeri Sumsel Ciptakan Motor Ambulans Berbiaya Rp35 Juta
“Tetapi memang tim intinya ada delapan orang yang mengerjakan setiap hari dan didampingi guru masing-masing jurusan,” kata Rafli.

Menurutnya ide pembuatan motor ambulans itu berasal dari kebutuhan sekolah terhadap ambulans melihat kondisi sekolah yang banyak memiliki bengkel praktik. Mereka menilai perlu untuk mengantisipasi insiden kecelakaan saat praktik. Motor ambulans dinilai lebih efisien dibandingkan harus mengandalkan mobil ambulans.
SMKN Sumsel akan melaporkan karya motor ambulans ke Pemprov Sumsel agar dapat dibuat secara massal. Pihaknya juga berencana mengenalkan motor ambulans kepada masyarakat dengan harapan ada yang berminat memesan.
“Siswa dan guru juga masih terus mengevaluasi motor ambulans ini sampai dirasa sempurna dan siap pakai,” ujar Rafli.
Editor: Maria Christina