Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar Ladang Ganja 20 Ha di Empat Lawang Sumsel, 220 Kg Disita
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Asmadi, Pemburu Harta Karun di Sungai Musi yang Kini Jadi Kolektor Barang Antik 

Rabu, 22 Maret 2023 - 12:46:00 WIB
Kisah Asmadi, Pemburu Harta Karun di Sungai Musi yang Kini Jadi Kolektor Barang Antik 
Pemburu harta karun di Sungai Musi, Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi salah satu pekerjaan unik (Dede Febriansyah/MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id  - Asmadi, seorang penyelam sekaligus pemburu harta karun berusia 28 tahun asal Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan membagikan kisahnya saat menemukan sejumlah barang yang dinilai merupakan harta karun milik Kerajaan Sriwijaya bernilai miliaran rupiah dari dasar Sungai Musi.

Menurutnya, aktivitas menyelam yang dilakukan masyarakat di Sungai Musi sudah dimulai sejak tahun 1990-an. Awalnya, masyarakat menyelam untuk mencari balok kayu dan besi bekas di dasar sungai yang terjatuh dari kapal pengangkut barang.

"Sebenarnya sejak dahulu kala barang-barang kuno sudah mulai ditemukan di Sungai Musi. Hanya saja, pada saat itu masyarakat sekitar tidak mengetahui jika barang tersebut memiliki nilai komersial yang cukup besar jika dikoleksi maupun dijual kembali," ujar Asmadi, Selasa (21/3/2023).

Namun sejak balok kayu dan besi bekas semakin sulit didapatkan dari dasar sungai, warga mulai mengetahui bahwa barang kuno tersebut bisa dijual dengan harga mahal, ditambah semakin banyak orang yang ingin membeli barang tersebut yang membuat lama kelamaan fokus penyelaman mereka berganti menjadi pemburu harta karun.

Asmadi menjadi satu dari sekitar 70 persen dari total jumlah penduduk Pulau Kemaro yang melakoi pekerjaan unik ini untuk mencari barang antik atau benda kuno yang akan dijual sebagai mata pencarian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut