Kendala Alat Diduga Jadi Penyebab Sumsel Nihil Tambahan Kasus Covid-19
PCR akan meningkatkan kapasitas pemeriksaan 500 hingga 1.000 sampel per hari dengan diperkuat 3-4 alat lainnya, jauh lebih banyak jika dibandingkan kapasitas BBLK Palembang yang baru sanggup menyelesaikan 96 sampel per hari.
"Ke depan bahkan akan ada pengadaan alat ini dalam jumlah besar, di atas 6.000-an," ujar Yusri.
Sementara hingga 21 April 2020, kasus positif Covid-19 di Sumsel tercatat 89 kasus, sebanyak 57 kasus berada di Kota Palembang (zona merah), 8 kasus di Kota Prabumulih (zona merah), 3 kasus di Kota Lubuklinggau (zona kuning), 7 kasus di Kabupaten Ogan Komering Ulu (zona kuning).
Selain itu, 4kasus di Kabupaten Ogan Komering Ilir (zona kuning), 1 kasus di Kabupaten Musi Banyuasin (zona kuning), 3 kasus di Kabupaten Bayuasin, 1 kasus di Muara Enim (zona kuning), 1 kasus di Ogan Ilir (zona kuning) , 1 kasus di Kota Pagaralam (zona kuning), dan 3 kasus dari luar Sumsel, namun dirawat di Sumsel.
Sementara kasus sembuh belum ada tambahan atau masih tercatat empat orang dan kasus meninggal tiga orang.
Meski tidak ada tambahan kasus dua hari terakhir, Yusri mengimbau masyarakat agar tetap melakukan pembatasan jarak fisik serta selalu menggunakan masker di luar ruangan dan mematuhi anjuran-anjuran pemerintah.
"Di samping melindungi diri sendiri, penggunaan masker juga melindungi orang lain, terutama saat berbicara atau mengobrol," kata Yusri.
Editor: Nani Suherni