Kasus Anggota DPRD Palembang Syukri Zen Jadi Pelajaran, Sekjen Gerindra: Kader Berjuang untuk Rakyat
Kader Gerindra, kata Muzani, harus memberikan kontribusi terbaik untuk kesejahteraan rakyat. Bukan melakukan tindakan kekerasan yang bisa mencoreng nama baik partai.
“Tidak boleh ada lagi anggota Gerindra yang bertindak melakukan kekerasan seperti di Palembang kemarin. Itu adalah yang pertama dan yang terakhir. Kita tidak ingin semangat kita memenangkan Prabowo Presiden Gerindra Menang tergerus akibat ulah satu dua orang anggota partai. Partai akan bertindak tegas terhadap orang yang melakukan cara-cara seperti itu,” ujar Muzani yang juga Wakil Ketua MPR itu.
Muzani menjelaskan, Partai Gerindra saat ini tengah berjuang untuk menjadikan bangsa Indonesia kuat dan disegani dunia internasional.
Perang Rusia dengan Ukraina berimplikasi terhadap adanya ancaman nyata krisis pangan dan energi yang dihadapi setiap negara di dunia.
Itu sebabnya, kata Muzani, setiap insan kader Gerindra harus berkontribusi yang baik kepada masyarakat dan negara demi penguatan persatuan dan kesatuan di tengah ancaman tersebut.
“Sebagai partai terbesar kedua, Partai Gerindra memiliki tanggung jawab untuk terus berupaya membangun dan memajukan negara kita. Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini sudah dibangun dengan baik,” jelas Muzani.
“Itulah tujuan kita berkumpul di tempat ini, memenangkan Prabowo jadi presiden dan memenangkan Gerindra dalam Pileg mendatang. Namun, jangan ada kesombongan dalam perjuangan. Seperti perasaan kita telah kuat dan menang, padahal pilpres dan pileg belum dimulai. Kesembongan hanya menjadi awal kelemahan kita untuk memenangkan Prabowo presiden. Itu tidak boleh terjadi perjuangan kita kali ini,” tutur Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.
Editor: Berli Zulkanedi