Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mulai 9 Februari Tarif Tol Kayu Agung - Palembang Alami Penyesuaian, Golongan I Rp50.000
Advertisement . Scroll to see content

Jutaan Vaksin AstraZeneca Diprediksi Tiba di Indonesia Sebelum Ramadan

Senin, 01 Februari 2021 - 10:26:00 WIB
Jutaan Vaksin AstraZeneca Diprediksi Tiba di Indonesia Sebelum Ramadan
Pengiriman tahap pertama vaksin AstraZeneca dilakukan pada kuartal I/2021 antara 20-25% jatah sebanyak 13,5 hingga 23 juta dosis. (Foto: al jazeera)
Advertisement . Scroll to see content

Seperti halnya Sinovac, vaksin AstraZeneca nantinya harus mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) dari Badan POM sebelum dapat digunakan di Indonesia.

“Ini merupakan keberhasilan diplomasi kita, melalui Covax kita mendapatkan akses vaksin gratis dan dalam waktu yang cepat tentunya akan melengkapi jenis vaksin yang sudah ada saat ini. Vaksin AstraZeneca adalah salah satu vaksin yang dapat digunakan pada usia 60 tahun keatas yang kita ketahui dimana kelompok ini memiliki angka kematian tertinggi,” kata juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi dari keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (1/2/2021).

Adanya vaksin dari Covax ini diyakini banyak membantu kemampuan anggaran negara untuk bisa memenuhi kebutuhan program vaksinasi ini karena pengadaan vaksin melalui skema GAVI sifatnya gratis untuk pemerataan akses negara miskin dan berkembang mendapatkan vaksin Covid-19.

Vaksin dari GAVI akan melengkapi kebutuhan program vaksinasi Covid-19 untuk 181 juta penduduk Indonesia yang dianggap memenuhi syarat mengikuti program ini.

Indonesia telah mendapatkan komitmen dan opsi untuk mendatangkan sebesar 663 juta dosis vaksin dari AstraZeneca dari Inggris, Sinovac dari Tiongkok, Novavax dari Amerika dan Kanada, dan Pfizer dari Amerika.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut