Jembatan Putus akibat Banjir, Warga OKU Selatan Kesulitan Jual Hasil Bumi
OKUSELATAN, iNews.id - Warga Negeri Agung, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluhkan belum ada perbaikan jembatan gantung. Pasalnya, warga desa setempat kesulitan menjual hasil bumi desanya.
Salah satu warga bernama Afri mengatakan, jembatan gantung sepanjang 145 meter itu sudah putus sejak lama. Jembatan itu putus akibat banjir bandang serta terjangan air Sungai Saka dua pekan lalu. Bahkan banjir itu merendam delapan kecamatan.
“Akibat jembatan itu, kami kesulitan mengeluarkan hasil bumi dari desa,” kata Afri, Jumat (19/6/2020).
Afri menambahkan, hasil bumi yang dimaksud yakni karet, lada, kopi dan pisang. Jembatan gantung itu merupakan akses satu-satunya untuk ke luar desa. Bahkan hampir 90 persen masyarakat desa memanfaatkan jembatan gantung itu untuk mengirim hasil buminya.
“Saat ini warga terpaksa bertaruh nyawa dengan menumpang perahu dan rakit bambu. Terlebih air Sungai Saka sedang deras,” kata dia.