Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nihil Kasus Aktif, 2 Kabupaten di Sumsel Zona Hijau Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Nataru, Pemkot-BPOM Tingkatkan Pengawasan Pangan Berbahaya di Palembang

Kamis, 25 November 2021 - 05:34:00 WIB
Jelang Nataru, Pemkot-BPOM Tingkatkan Pengawasan Pangan Berbahaya di Palembang
Pemkot Palembang bersama BPOM terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah pangan berbahaya beredar terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. (Foto: Ilustrasi/ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Melalui upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran produsen agar tidak lagi membuat dan mengedarkan makanan/minuman yang mengandung formalin/pengawet berbahaya bagi kesehatan, pewarna tekstil, pemanis buatan, tidak memiliki izin edar dan kedaluwarsa," ujar Fitrianti.

Sementara Kepala BBPOM Palembang Martin Suhendri menyatakan bahwa berdasarkan pengawasan dalam beberapa bulan terakhir, Ibu Kota Provinsi Sumsel itu terbebas dari peredaran makanan mengandung formalin atau bahan kimia berbahaya bagi kesehatan.

"Berdasarkan hasil uji sampel makanan yang beredar di pasar tradisional, pasar swalayan dan sejumlah tempat penjualan makanan di Bumi Sriwijaya ini, tidak ditemukan lagi makanan yang beredar mengandung formalin dan bahan kimia berbahaya bagi kesehatan," ujarnya.

Untuk memastikan keamanan pangan masyarakat, pihaknya terus melakukan pengawasan bersama aparat Pemkot Palembang dengan melakukan inspeksi mendadak serta mengambil sampel makanan yang beredar di pasaran.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut