Jangan Meragukan, Sumsel Punya Dana untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Terkait dana tersebut, Herman Deru mengatakan Sumsel akan menggunakan dana APBD karena masa waktu persiapan yang sangat terbatas. Bahkan, Sumsel tinggal menyisakan 2 bulan lagi untuk persiapan menyambut kedatangan tim verifikasi FIFA.
Maski begitu, kata HD, pemprov tetap berupaya menggandeng berbagai pihak mulai dari BUMD, BUMN dan kalangan swasta untuk andil dalam membantu kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Sumsel Akhmad Najib mengatakan, Sumsel sangat serius dalam menyiapkan daerah untuk perhelatan Piala Dunia U-20 tersebut.
Bukti keseriusan itu telah dilakukan Pemprov dengan menyampaikan surat komitmen ke Kemenpora belum lama ini. Dalam surat itu, Sumsel menyatakan bersedia menyediakan infrastruktur dengan menggunakan APBD, membiayai honor panitia pelaksana serta menjamin ketersediaan berbagai fasilitas pendukung.
“Komitmen ini yang ditunggu oleh Kemenpora dan sudah Sumsel sampaikan sebagai bentuk keseriusan,” kata dia.
Untuk diketahui, PSSI mengajukan enam stadion terbaik untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Enam stadion itu adalah Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Manahan Solo, Stadion I Wayan Dipta Bali, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung.
FIFA dijadwalkan akan menurunkan tim pada September 2020 untuk memeriksa kelayakan keenam stadion itu sebelum mengambil keputusan final.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto