Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penikam Polisi di Palembang Mengaku Teroris, Ini Kata Polda Sumsel
Advertisement . Scroll to see content

Ikuti Standar WHO, Pengujian Kontak Kasus di Sumsel Mulai Gunakan Antigen

Senin, 07 Juni 2021 - 08:34:00 WIB
Ikuti Standar WHO, Pengujian Kontak Kasus di Sumsel Mulai Gunakan Antigen
Ilustrasi pemeriksaan sampel Covid-19. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Seluruh 17 kabupaten/kota di Sumsel berkriteria B, yakni pengiriman spesimen ke laboratorium PCR kurang dari 24 jam namun hasil pemeriksaan keluar lebih dari 24 jam, termasuk Kota Palembang yang menjadi induk pemeriksaan di Sumsel. "Jika kabupaten/kota masuk kriteria A maka pemeriksaan hanya pakai PCR saja, tapi kalau masuk kriteria B maka pakai PCR dan boleh ditambah antigen," kata dia.

Yusri menjelaskan kontak erat yang terkonfirmasi positif berdasarkan pemeriksaan antigen maka langsung dimasukkan ke data kasus, sedangkan jika hasil tes antigen negatif maka lima hari berikutnya harus dites dengan PCR.

Jika terdapat pasien yang datang ke rumah sakit dan memiliki gejala lalu dinyatakan positif berdasarkan tes antigen, maka dimasukkan ke data kasus konfirmasi positif Covid-19 meskipun tidak punya riwayat kontak kasus.

Sementara jika seseorang dinyatakan positif berdasarkan tes antigen namun bukan dari hasil pelacakan kontak (skrining) misalnya untuk keperluan perjalanan, maka dianggap suspect dan harus ditindaklanjuti dengan tes PCR. "Idealnya dalam sehari Sumsel memeriksa 1.300 - 1.400 orang, diharapkan dengan digunakanya antigen dan PCR, maka rasio ideal itu bisa tercapai," katanya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut