“Alhamdulillah kami sudah berhasil menemukan korban. Yang bersangkutan memang sudah lama hilang. Kami terima laporannya tanggal 9 Oktober,” kata Yudhi.
Yudhi mengatakan, dari kondisi jasad yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan kaki tertekuk, menandakan korban dikubur secara paksa.
“Dia telentang, kakinya tertekuk, masih menggunakan baju ASN. Memang kalau dilihat sepintas, dikuburnya secara paksa, ibaratnya memang tidak sewajarnya dikubur. Nanti kami dalami lagi kasus ini,” kata Yudhi Suhariyadi.
Saudara kandung korban, Anto, yang ikut melakukan penggalian juga meyakini jasad yang sulit dikenali tersebut adiknya. Itu terbukti dari tanda pakaian terakhir yang dipakai korban, yaitu pakaian ASN berwarna putih.
“Iya, kakak kandung saya, dari ciri-ciri dan pakaian dinasnya,” ujar Anto.
Jasad korban dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk diperiksa tim forensik. Polda Sumsel masih menyelidiki kasus tersebut.
Editor: Maria Christina