Hibah Rp2 Triliun Diduga Fiktif, Begini Respons Gubernur Sumsel Herman Deru
Deru mengaku sudah melihat indikasi tidak beres terkai sumbangan yang diberikan anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti pada saat penyerahan simbolis tersebut, Senin (26/8/2021) lalu.
"Saya waktu diundang sebagai saksi simbolis penyerahan sumbangan itu sudah curiga akan memberikan bantuan ke Kapolda Sumsel itu tidak ada. Indikasinya sudah kita baca," ujarnya.
Deru mengungkapkan, secara pribadi ia sangat mengapresiasi langkah cepat Polda Sumsel yang langsung melakukan penyelidikan setelah penyerahan simbolis hingga tersangka ditangkap.
Deru juga mengaku, Pemprov Sumsel merasa tidak tertipu atau kena prank terkait sumbangan Rp2 triliun tersebut, sebab sejak awal pihaknya tidak berharap.
Ke depan, kata Deru, apabila akan ada individu atau korporasi memberikan bantuan ke satgas Covid-19 Sumsel pihaknya akan melakukan kroscek mendalam dan tidak menerima bantuan berupa uang, melainkan material penanganan Covid-19.
"Saya merasa tidak kena prank, karena dari awal tidak berharap dengan uang itu. Kalau ada yang mau beri bantuan kepada pemerintah hanya menerima material bukan uang," katanya.
Editor: Berli Zulkanedi