Herman Deru Minta Bulog Maksimal Serap Hasil Panen Petani di Sumsel
Deru juga mengimbau kepada Bupati dan Wali Kota untuk sama-sama berpihak pada petani sehingga dapat membantu petani dalam kondisi konkrit dengan mendukung Bulog agar membeli beras petani dengan layak. Pemerintah daerah juga diminta untuk bisa mengatur pola panen, apalagi di daerah pertanian irigasi teknis.
"Kapan waktu panen, kapan waktu tanam, semuanya harus bisa diatur. Sehingga panen secara bersamaan tidak terjadi. Jika tidak, maka akibatnya akan berdampak pada harga jual ditingkat petani," katanya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Ahmad Ali Najih Amsari mengatakan, pihaknya siap mengoptimalkan penyerapan beras ditingkat petani sesuai dengan HPP yang ada.
"Kita siap menyerap beras petani, bahkan Sabtu dan Minggu pun tetap kerja. Target kita, dalam sehari mampu menyerap hingga 700 ton beras petani. Target tahun ini 80.000 ton," kata dia.
Ahmad mengatakan, agar petani bisa mendapatkan harga jual yang sesuai dengan HPP, diharapkan bisa menahan penjualan saat ini. "Petani saat ini ingin cepat menjual gabah hasil panennya, harusnya petani bisa menjaga jual gabah, harus sabar agar harganya tetap terjaga. Kekhawatiran petani memang takut jika hasil panennya tidak bisa diserap. Karena inilah juga kami melakukan penyerapan, bahkan di hari Sabtu dan Minggu," ujarnya.
Editor: Berli Zulkanedi