Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

Senada denga Epriansyah, petani karet di Desa Semangus, Talang Ubi bernama Yadi (47) mengaku sedih dengan turunnya harga kareta.

Harga karet naiknya merayap tapi kalau anjlok cepat sekali,” kata dia.

Yudi enggan mengekluh, dia hanya bisa pasrah dengan kondisi seperti ini,

“Mengeluh juga percuma, kami hanya bisa pasrah terhadap harga karet sekarang ini yang sekarang kalau dijual sekitar Rp3.400/kg untuk harga karet mingguan,” kata Yudi.

Sementara itu, Maman pembeli getah karet mengaku sanggup membeli harga tinggi apabila kualitas getah baik. Ia mengatakan, rata-rata petani yang menjual getah mingguan kualitasnya kurang bagus, sebab dicampur tatal dan tidak jarang campur tanah dan sagu.

"Makanya, kami tidak berani beli dengan harga tinggi, tetapi kalau kualitasnya baik dan kondisi getah bersih kami masih sanggup beli di atas harga Rp8.000/ kg," kata dia.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut