Gegara Tidak Ada Lauk, Anak di Muba Bacok Ayah Kandung
"Korban menegur ‘ngapo kau mecahkan piring? kalo nak makan begawe kau tu,’. Pelaku yang diduga memiliki gangguan jiwa itu kemudian tidak terima dengan teguran sang ayah," katanya.
Selanjutnya, pelaku langsung berjalan ke arah dapur mengambil sebilah golok dan mengayunkannya sebanyak dua kali ke arah korban.
"Akibat ayunan golok pelaku, korban mengalami luka bacok di lengan sebelah kiri dan telinga kiri. Korban pun langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapat tindak medis," bebernya.
Sementara itu, polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi TKP dan mengamankan tersangka tanpa perlawanan.
"Pelaku juga diketahui dengan sadar telah membacok ayahnya karena lauk makan yang kosong di atas meja makan di rumahnya," kata mantan Kapolres OKU Timur.
Saat ini, kata Erlin, pihaknya sedang mendalami motif atau dugaan lainnya terkait kasus penganiayaan seorang anak terhadap ayahnya sendiri itu.
"Kita masih mendalami, pelaku ini juga diduga ada gangguan kejiwaan, katanya ada kartunya. Kita masih tunggu data realnya," ucap Erlin.
Editor: Berli Zulkanedi