Duh, Alat Uji Spesimen Corona di Laboratorium Kesehatan Palembang Rusak
PALEMBANG, iNews.id - Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang terpaksa meminjam alat centrifuge refrigerated ke Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri). Pasalnya, alat yang dimiliki BBLK rusak, sementara jumlah spesimen virus corona terus meningkat.
Kabid Pelayanan BBLK Palembang, dr Lisa Dewi, mengatakan centrifuge refrigerated milik BBLK Palembang rusak pada Senin sore (13/4/2020) setelah mengekstraksi sampel. Meski begitu, pemeriksaan tetap dapat dilanjutkan pada hari ini mengunakan centrifuge refrigerated milik FK Unsri.
"Sebelumnya kami sudah minta penambahan centrifuge refrigerated karena spesimen lumayan banyak, namun ternyata punya kami juga rusak dan untungnya FK Unsri bersedia meminjamkannya," kata dr Lisa, Rabu (15/4/2020).
Centrifuge refrigerated berfungsi memisahkan komponen sel darah dari cairan saat pengujian spesimen sehingga cairannya dapat dipakai untuk pemeriksaan RNA dan DNA yang akan diperiksa dengan teknik realtime polymerase chain reaction (PCR).
Terbatasnya jumlah centrifuge refrigerated membuat pemeriksaan spesimen corona atau Covid-19 masih agak lamban, padahal BBLK Palembang harus menguji spesimen dari Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung.