Cerita Pemburu Harta Karun Sriwijaya, Bertaruh Nyawa di Dasar Sungai Musi
Namun Asmadi berbeda dengan penyelam lainnya karena memiliki visi yang berbeda dengan benda peninggalan Kerajaan Sriwijaya tersebut. Asmadi ingin mengumpulkan semua peninggalan tersebut dan memajangnya di museum pribadi.
Menurutnya koleksi tersebut tidak harus selalu diperjualbelikan tetapi bisa menjadi sebuah sarana edukasi dan sekaligus menjadi daya tarik wisata.
Asmadi sejak kecil sudah menetap di Pulau Kemaro bersama dengan keluarganya. Asmadi juga seorang sarjana yang memiliki mimpi membangun Museum Musi Treasure.
Cerita pemburu harta karun Sriwijaya bertaruh nyawa dengan peralatan seadanya menyelam di dasar Sungai Musi. Menurut Asmadi, menyelam di Sungai Musi bukanlah suatu perkara yang gampang. Jarak pandang di dalam sungai nol meter dan peralatan yang digunakan seadanya yakni mesin kompresor dan selang.
Saat berada di dasar Sungai Musi, Asmadi merasa sudah berada di antara ambang hidup atau mati. Ketika menyelam hanya meraba-raba dasar sungai dan tidak tahu bahaya apa yang akan datang di depannya. Karena itu, Asmadi harus membuat perkiraan atau perhitungan sebelum menyelam.