Buka Al Quran Raksasa, Herman Deru Dongkrak Pertumbuhan Wisata Religi
"Ini wahana edukatif dan religi. Tentu harus terus dikembangkan untuk keberlangsungannya. Pemprov Sumsel sendiri akan mendukung keberlangsungannya," ucap dia.
Tidak hanya itu, dia mengaku akan kembali membuka seluruh pesantren di Sumsel yang sempat diliburkan sementara akibat wabah covid-19. "Setelah ini kita akan buka kembali pesantren di Sumsel yang jumlahnya ratusan secara serentak," kata dia.
Namun, lanjutnya, saat ini dia masih melihat kesiapan pesantren tersebut. Termasuk kesiapan dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Kita juga tidak mau kegiatan belajar mengajar itu terhenti. Jangan sampai penerua bangsa ini buta aksara Al Quran. Tentu protokol kesehatannya harus siap juga. Kita harus waspada namun tetap jangan berlebihan," ucap dia.
Sementara itu, Inisiator dan Pembuat Bayt Al Quran Al Akbar, Syofwatillah Mohzaib mengatakan, dibukanya kembali Bayt Al Qur'an Al Akbar tersebut langkah awal untuk membuat Sumsel kembali bangkit di tengah pandemi corona.