Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Soal Kekurangan Anggaran untuk Bonus Atlet PON, KONI Sumsel Minta Pemprov Bijak
Advertisement . Scroll to see content

Aktivitas Penyerapan APBD di Sumsel Dinilai Masih Lamban

Rabu, 23 Februari 2022 - 14:37:00 WIB
Aktivitas Penyerapan APBD di Sumsel Dinilai Masih Lamban
Kepala Kanwil DJPb Sumsel, Lydia Kurniawati Christyana. (Foto: Dede F)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan realisasi pendapatan daerah Sumsel lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi belanja daerah di awal tahun ini. Adapun belanja juga didominasi dengan pengeluaran untuk pegawai. 

Kepala Kanwil DJPb Sumsel, Lydia Kurniawati Christyana mengatakan, hingga akhir Januari 2022 lalu, pendapatan daerah di Provinsi Sumsel sebesar Rp1,56 triliun atau baru 3,99 persen dari nilai pagu yang yang ditargetkan yakni mencapai Rp39,1 triliun.

"Realisasi pendapatannya lebih besar dibanding dengan realisasi belanja daerah yang baru sebesar Rp691,92 miliar atau 1,74 persen," ujar Lydia, saat press rilis APBN Tahun 2022 periode Januari secara virtual, Rabu (23/2/2022).

Menurutnya, pendapatan APBD Provinsi Sumsel Rp1,56 triliun atau 3,99 persen tersebut didominasi dari pendapatan dana transfer. Kemudian realisasi pendapatan tertinggi yakni di Kota Prabumulih dengan besaran realisasi 9,8 persen, diikuti Pagaralam sebesar Rp 8,36 persen.

Untuk belanja APBD Provinsi Sumsel sebesar Rp691, 92 miliar didominasi pada sektor belanja pegawai. Sedangkan, penyerapan belanja daerah terbesar yakni di Banyuasin sebesar 5,56 persen dan Musi Banyuasin sebesar 3,4 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut