Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sopir Bus Maut yang Tewaskan Satu Keluarga di Muratara Tertangkap di Serang
Advertisement . Scroll to see content

ABG Dibunuh dengan Sadis saat Main Handphone, Warga dan Teman Ketakutan

Jumat, 17 Juni 2022 - 16:14:00 WIB
ABG Dibunuh dengan Sadis saat Main Handphone, Warga dan Teman Ketakutan
Seorang ABG di Karang Dapo Musi Rawas Utara tewas dibunuh saat main handphone. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MURATARA, iNews.id - Malang dialami Pino Saputra (14), warga Dusun I Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel. Pria kecil ini tewas setelah kepala dihantam balok oleh oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Peristiwa mengerikan ini terjadi Kamis (16/6/2022) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya tengah santai memainkan handphone di bawah pohon mangga. Tiba-tiba dari arah belakang, kepala korban dihantam pakai balok kayu oleh Dedi Irwansyah, seorirang pria yang 
memiliki gangguan kejiwaan sejak lama.

"Tanpa suara yang mencurigakan, pelaku datang dari arah belakang dan langsung menghantam kepala korban dengan balok kayu berukuran 70 cm dan tebal 11 cm persis di bagian kepala," kata Kasih humas Polres Muratara AKP Joni Indrajaya, Jumat (17/6/2022). 

Korban langsung terkapar setelah pelaku menghantam kepala dan wajah korban dengan balok kayu sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian. 

Teman korban saat itu tak bisa menolong korban yang sudah terkapar, karena pelaku masih melakukan penganiayaan. Melihat kedua rekan korban panik ketakutan, pelaku mulai mengarahkan balok kayu itu ke mereka. Namun, keduanya langsung menghindar dan melarikan diri dari amukan Dedi Irwansyah, sembari menjerit meminta pertolongan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut