50 Contoh Kalimat Opini, Lengkap dengan Pengertian dan Ciri-cirinya
42. Rumah yang kosong dalam waktu lama akan banyak hantunya.
43. Joko Widodo adalah presiden yang hebat.
44. Tanpa cabai pedas, masakan itu kurang rasanya.
45. Penderita kanker sebaiknya bersantai dan menikmati hidup dengan bahagia, karena bisa membuat dampak kanker mereda.
46. Dia menjadi pemimpin cerdas, sekaligus pemimpin yang kejam.
47. Menikmati senja semakin sempurna dengan adanya kopi dan jagung kukus.
48. Makanan terasa hambar apabila tak menggunakan sambal.
49. Anjasmara adalah aktor paling tampan di Indonesia.
50. Tidak ada yang lebih melelahkan dibandingkan dengan menyetrika baju.
Pengertian kalimat opini
Dari contoh-contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa kalimat opini merupakan pendapat, ide, atau gagasan yang bersifat subjektif terhadap suatu masalah atau isu. Hal itu juga dibenarkan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang mengartikan opini sebagai pendapat, pikiran, dan pendirian.
Karena bersifat subjektif, maka opini satu orang dengan orang yang lain bisa saja berbeda. Maka dari itu, tidak ada salah atau benar dalam beropini.
Munculnya kalimat opini ini lantaran adanya sebuah fakta yang belum teruji atau dipastikan kebenarannya. Namun demikian, beberapa orang menggunakan kalimat opini untuk membuka kalimat fakta yang akan dipaparkan.
Berbeda dengan fakta, berikut ini adalah ciri-ciri kalimat opini.
-Bersifat subjektif.
-Berisi pendapat pribadi.
-Tidak mengacu pada data atau sumber yang valid.
Kebenarannya belum terjamin
-Mengandung kata-kata yang bersifat relatif.
-Menunjukkan suatu peristiwa yang belum tentu terjadi di kemudian hari.
Editor: Komaruddin Bagja