5 Fakta Kasus Pembunuhan Waria di Lubuklinggau, Mengejutkan hingga Menjijikkan
“Kalau diduga pembunuhan karena pisau masih menancap di bawah ketiak. Dan mayat diduga sudah tewas antara dua tiga hari,” kata Kompol MP Nasution saat itu.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi didampingi Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat korban, Tim Gabungan Polres Lubuklinggau langsung melaksanakan serangkaian kegiatan olah TKP dengan pengamatan jejak kejahatan yang tertinggal di TKP.
Dari hasil pengolahan data digital dengan metode scientific crime investigation, pengamatan recognized face, Tim Macan Linggau berhasil mendapatkan identitas pelaku yang ternyata berasal dari Bengkulu.
Kemudian tim berangkat ke wilayah Bengkulu untuk melakukan pendalaman dan pengejaran. Berkoordinasi dengan sejumlah Polres di Bengkulu pengejaran dilakukan di sejumlah wilayah, namun pelaku berpindah-pindah tempat.
Dari penyelidikan juga diketahui ternyata pelaku punya istri di Desa Pasar Bombah, Kabupaten Bengkulu Utara, yang menurut keterangannya sudah lima bulan ditinggalkan suaminya dan menunjukkan bukti yang ada dengan pihak keluarga.