Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Wagub Sumbar : Profesor Jepang Ingatkan Potensi Tsunami Mentawai

Sabtu, 04 Mei 2019 - 19:14:00 WIB
Wagub Sumbar : Profesor  Jepang Ingatkan Potensi Tsunami Mentawai
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

BENGKULU, iNews.id – Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), diintai gempa dahsyat berkekuatan 8,9 skala richter (SR) yang akan menyebabkan tsunami. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari lima profesor ahli gempa dari Jepang yang melakukan penelitian di daerah Mentawai.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit mengatakan, sesuai keterangan dari lima profesor ahli gempa dari Jepang itu, saat ini gempa mahadahyat tersebut masih mengendap di 20 mil Kepulauan Mentawai, tepatnya di Samudera Hindia di wilayah tersebut. Jika gempa itu terjadi, maka akan menyebabkan gelombang tsunami setinggi 12 meter.

Gelombang tsunami itu akan menyapu kawasan yang ada di pesisir barat Sumatera, termasuk, Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Jika gelombang tsunami terjadi, kecepatannya diperkirakan mencapai 827 kilometer (km).

“Lima ahli gempa dari Jepang ke Mentawai. Mereka memprediksi ada gempa yang masih mengendap. Kekuatannya 8,9 SR. Tapi, kalau gempa sering terjadi, gempa besar itu tidak akan terjadi. Kita harus mempersiapkan diri,” kata Nasrul di posko bantuan dan penanganan bencana banjir dan longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Sabtu (5/4/2019).

Gempa yang mengintai Sumbar, kata Nasrul, tentu akan berdampak juga pada provinsi yang berjuluk Bumi Rafflesia itu. Terutama yang berada di tepi pesisir barat Sumatera. Karena itu, kata Nasrul, masyarakat yang berada di radius 2,5 kilometer (km) dari bibir pantai harus mengungsi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut