Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Update Gempa Solok Selatan Sumbar, Korban Luka Capai 42 Orang

Kamis, 28 Februari 2019 - 13:36:00 WIB
Update Gempa Solok Selatan Sumbar, Korban Luka Capai 42 Orang
Petugas kesehatan saat menangani warga yang mengalami luka di kepala akibat gempa yang terjadi Kamis pagi (28/2/2019). (Foto: iNews/Budi Sunandar)
Advertisement . Scroll to see content


Saat ini, selain menyiagakan petugas puskesmas, Dinkes Solok Selatan juga telah mendirikan tiga posko kesehatan untuk penanganan warga yang menjadi korban gempa bumi. Posko ini berlokasi di Sei Kunyit, Talunan dan Sangir Jujuan.

"Posko ini untuk menangani korban yang luka ringan. Untuk persediaan obat-obatan cukup," ucapnya.

Diketahui, Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sedikitnya ada 101 rumah rusak. Daerah yang mengalami kerusakan tersebar di empat nagari di Kecamatan Sangir Balai Janggo dan Sangir Batanghari.

Di wilayah Kecamatan Sangir Balai Janggo meliputi 30 rumah rusak sedang di Nagari Talunan Maju. Kemudian satu rumah rusak berat dan 30 rusak sedang serta ringan di Nagari Sungai Kunyit Barat. Lalu empat rumah rusak berat dan enam rusak sedang di Nagari Sungai Kunyit. Sementara di Kecamatan Sangir Batanghari, 30 rumah rusak sedang dan ringan di Nagari Ranah Pantai Cermin.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Solok Selatan masih melakukan pendataan atas berbagai kerusakan akibat gempat itu.  Selain itu, tenda telah didirikan untuk kebutuhan logistik para pengungsi. Dampak gempa tidak besar sehingga diperkirakan kerusakan tidak luas.

Wilayah Solok Selatan diguncang dua kali gempa pada Kamis (28/2/2019). Gempa pertama terjadi pukul 01.55 WIB dengan kekuatan 4,8 SR dan 5,6 SR yang dimutakhirkan menjadi 5,3 SR pukul 06.27 WIB, yang awalnya sempat diberitakan terjadi di Pasaman.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut