Update Banjir Bandang Agam Tewaskan 169 Orang, Akses Daerah Terisolasi Mulai Terbuka
Jumlah pengungsi kini tercatat mencapai 12.800 jiwa. Mereka tersebar di tujuh kecamatan yang terdampak paling parah. Mayoritas pengungsi berasal dari wilayah yang masih tertutup material banjir bandang.
Data sementara mencatat 408 rumah rusak ringan dan 188 rumah rusak sedang. Selain itu, 465 rumah mengalami kerusakan berat akibat terjangan material. Pemerintah daerah terus mempercepat pendataan kerusakan.
Sebanyak ratusan keluarga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan mendesak. Logistik, air bersih, serta perlengkapan dasar menjadi kebutuhan utama para pengungsi. Koordinasi lintas instansi masih berjalan untuk penanganan lebih luas.
Upaya pencarian korban, pembukaan akses, dan penyaluran bantuan terus dilakukan. Penanganan Banjir Bandang Agam dipercepat untuk meminimalisasi dampak lanjutan.
Editor: Donald Karouw