Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Motif Bupati Muara Enim Edison Suap BPK Rp1,6 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Temukan Dugaan Penggelembungan Rp4,9 Miliar, Ini Penjelasan BPK Sumbar Terkait Hand Sanitizer

Jumat, 26 Februari 2021 - 08:30:00 WIB
Temukan Dugaan Penggelembungan Rp4,9 Miliar, Ini Penjelasan BPK Sumbar Terkait Hand Sanitizer
Ilustrasi Hand Sanitizer (AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Ada dua jenis ukuran hand sanitizer yang diadakan yaitu ukuran 100 mililiter dan 500 mililiter. BPBD Sumbar mengadakan kontrak pengadaan hand sanitizer 100 mililiter dengan tiga penyedia yaitu CV CBB, CV BTL dan PT MPM.

Dai hasil audit, kata Yusnadewi, BPK Sumbar menemukan penggelembungan harga untuk hand sanitizer 100 mililiter senilai Rp1.872.000.000.

"Dalam pelaksanaan ditemukan ketiga penyedia mengambil hand sanitizer dari PT NBF yang kemudian dikemas dalam botol berlogo BPBD," kata dia.

Lebih lanjut Yusnadewi memamaparkan, BPK menilai penunjukan penyedia tidak mempertimbangkan pengalaman perusahaan penyedia dan hanya menunjuk penyedia atas kesiapan menyiapkan barang secara cepat.

"Yang mengejutkan tiga penyedia tersebut ternyata baru memperoleh izin usaha farmasi kesehatan pada 2020. CV BTL sebelumnya bergerak di bidang perdagangan besar tekstil dan pakaian," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut