Tari Piring: Asal, Ciri Khas, Gerakan yang Harus Kamu Tahu
Ciri khas utama dari Tari Piring adalah penggunaan piring sebagai properti tari. Penggunaan piring pada Tari Piring memiliki makna filosofis tersendiri dan uniknya lagi adalah piring yang dipegang para penari tidak pernah jatuh meski diayunkan.
Pada awalnya, piring yang digunakan sebagai properti pada tari ini adalah piring yang berasal dari Cina. Alasannya adalah karena piring buatan China memiliki nilai estetis tersendiri dan kualitasnya yang lebih bagus.
Keunikan lain dari Tari Piring terdapat pada akhir pertunjukan, dimana para penari akan melempar piringnya ke lantai hingga pecah. Kemudian mereka akan berjalan diatas pecahan piring yang tajam tersebut tanpa terluka.
Biasanya, jumlah penari Tari Piring ini berjumlah ganjil antara tiga hingga tujuh orang. Kostum yang dikenakan para penari adalah pakaian berwarna cerah dengan nuansa merah dan kuning keemasan serta tutup kepala.
Secara umum, gerakan tari piring adalah meletakkan piring di atas kedua telapak tangan. Kemudian penari akan mengayunkan piring dalam gerakan-gerakan yang cepat dan diselingi dengan mendentingkan piring atau dua cincin di jari penari dengan piring yang dipegangnya.