Tak Bisa Diekspor ke India, 1.000 Ton Gambir asal Sumbar Numpuk di Gudang
"Sebenarnya lebih aman kalau tidak dibeli lagi dari petani untuk sementara waktu ini sebab kondisi ini belum jelas sampai kapan, tapi kalau tidak dibeli kasihan petaninya," kata Tio.
Namun jika kondisi ini masih berlanjut dengan waktu yang lama tentunya belum dapat dipastikan bahwa pihaknya masih dapat membeli hasil dari petani gambir.
"Keuangan para tauke juga menipis. Siapa yang masih ada uang masih membeli, kalau yang sudah tidak ada kemungkinan tidak membeli," kata dia.
Para tauke terpaksa membeli gambir dengan harga yang cukup rendah dari petani. Bahkan ada yang harus membeli dengan harga Rp13.000 atau Rp14.000 per kilogram.
"Kalau kering bisa dibeli Rp18.000. Tapi kalau yang basah paling rendah Rp13.000. Dengan harga ini tentu hanya bisa untuk penghidupan sehari-hari mereka," katanya.
Apalagi, lanjut dia, tidak ada kepastian jika lockdown di India selesai, ekspor gambir bisa kembali normal.
"Ekonomi dari India tentu tidak dapat dipastikan setelah lockdown. Apa masih mengimpor gambir atau tidak," kata dia.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto