Status Gunung Marapi, PVMBG: Level III Siaga Tak Boleh Mendekat Radius 4,5 Km
Gempa-gempa yang berkaitan dengan dorongan magma seperti gempa vulkanis dangkal dan vulkanis dalam tergolong rendah serta relatif sama dengan satu minggu sebelumnya. Ini mengindikasikan pasokan dan migrasi magma dari kedalaman cenderung mereda.
Sementara gempa hybrid/fase banyak yang berkaitan dengan pembentukan dan pertumbuhan kubah lava terekam sebanyak 5 kejadian pada 20 April 2024. Gempa tektonik lokal di sekitar Gunung Marapi masih terekam secara fluktuatif.
Energi seismik yang tercermin dari RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) tampak ada peningkatan di sekitar baseline, begitu pula grafik tiltmeter menunjukkan sedikit penggembungan (inflasi) pada tubuh gunung api.
“Laju emisi (fluks) gas SO2 Gunung Marapi dari satelit sentinel mengalami peningkatan dalam satu minggu terakhir,” katanya.
Sedangkan ancaman bahaya yang dapat terjadi adalah jika pasokan magma dari kedalaman berlangsung kembali dan cenderung meningkat, erupsi dapat terjadi dengan energi yang lebih besar dengan potensi ancaman dari lontaran material vulkanis berukuran batu (bom), lapili atau pasir diperkirakan dapat menjangkau wilayah radius 4,5 km dari pusat erupsi/Kawah Verbeek.